- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 6
Bangun Budaya Jujur dan Transparan,
SMAN 1 Kejobong Sosialisasikan Sekolah Berintegritas Lewat Apel Pagi

Peserta didik beserta guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kejobong mengikuti apel
Kejobong, 4 Mei 2026 — SMAN 1 Kejobong menggelar apel pagi yang difokuskan pada sosialisasi program Sekolah Berintegritas (SBI), Senin (4/5). Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab kepada seluruh warga sekolah.
Apel pagi yang diikuti oleh siswa, guru, serta tenaga kependidikan tersebut berlangsung tertib di halaman sekolah. Bertindak sebagai pembina apel, Ali Mafngudin, S.Sos., menyampaikan pentingnya penerapan prinsip tata kelola sekolah yang baik melalui program Sekolah Berintegritas.

Ali Mafngudin, S.Sos. mengisi amanat apel
Dalam amanatnya, ia menjelaskan bahwa Sekolah Berintegritas merupakan model pendekatan yang menekankan pada nilai-nilai utama seperti akuntabel, transparan, dan partisipatif. “Sekolah berintegritas bukan hanya sekadar program, tetapi harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan sembilan nilai integritas yang perlu diterapkan oleh seluruh warga sekolah, yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam setiap aktivitas, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah.
Ali Mafngudin juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas. “Ini bukan hanya tugas pimpinan, tetapi tanggung jawab kita bersama, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan non-guru,” ujarnya.
Para peserta apel tampak menyimak dengan serius setiap pesan yang disampaikan. Sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kejobong menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai moral, sejalan dengan upaya membentuk generasi yang berintegritas tinggi di masa depan.
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 47
Tetap Khidmat di Hari Libur, SMAN 1 Kejobong Gelar Upacara Hardiknas 2026 dan Apresiasi Juara FLS3N

Pengibaran bendera merah putih saat upacara dalam rangka memperingati hardiknas tahun 2026
Kejobong, 2 Mei 2026 — Meski bertepatan dengan hari libur, ratusan peserta didik SMAN 1 Kejobong tetap hadir mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat. Upacara ini sekaligus menjadi momen apresiasi bagi para duta FLS3N yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten.
Upacara yang digelar di lapangan sekolah tersebut melibatkan petugas dari anggota OSIS, serta didukung oleh tim paduan suara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Kejobong, Sugiyanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan amanat yang sarat makna. Ia mengawali dengan memberikan ucapan selamat kepada para duta FLS3N yang berhasil meraih prestasi. “Kami bangga atas capaian luar biasa ini. Bagi yang belum meraih juara, kalian tetap adalah juara di sekolah ini,” ujarnya memberi motivasi.

Apresiasi juara FLS3N oleh kepala sekolah
Dalam amanatnya, ia juga membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan bangsa. “Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” kutipnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa konsep pembelajaran mendalam merupakan upaya untuk mewujudkan cita-cita ideal pendidikan nasional, yakni membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Menjelang akhir pidato, Kepala Sekolah menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam menjalankan kebijakan pendidikan, yaitu Mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Antusiasme peserta upacara terlihat jelas meskipun kegiatan berlangsung di hari libur. Salah satu siswa mengaku tetap bersemangat mengikuti upacara karena menjadi bagian dari peringatan penting dunia pendidikan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan sesi penyerahan piala kepada para juara FLS3N oleh pihak sekolah. Momen ini disambut meriah oleh seluruh peserta upacara, sekaligus menjadi simbol apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para siswa dalam mengukir prestasi.
Peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh warga SMAN 1 Kejobong untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan semangat berprestasi di tengah tantangan zaman.
Penulis : Tim humas
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 62
Semangat Kartini, Guru dan Karyawan SMAN 1 Kejobong Asah Keterampilan Jurnalistik

Kepala SMA Negeri 1 Kejobong Sugianto, S.Pd.,M.Pd. bersama narasumber Arif Wibowo, M.I.Kom
Kejobong, 21 April 2026 — Bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, SMAN 1 Kejobong menggelar Pelatihan Publikasi dan Menulis Berita bagi guru dan karyawan dengan menghadirkan narasumber Arif Wibowo, M.I.Kom. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus profesionalisme tenaga pendidik dalam menyajikan informasi berbasis fakta.
Dalam sambutannya, kepala sekolah menegaskan pentingnya keterampilan menulis di era digital. “Guru dan karyawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar dan mendidik. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir penulis-penulis berita yang mampu mengangkat citra positif sekolah secara profesional,” ujarnya.

Narasumber sedang memberikan materi berita kepada bapak ibu guru karyawan SMA Negeri 1 Kejobong
Pada sesi pemaparan materi, Arif Wibowo menekankan prinsip dasar jurnalistik yang harus dipegang teguh oleh setiap penulis berita. “Yang ditulis dalam sebuah berita haruslah fakta, bukan opini. Keakuratan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan pembaca,” tegasnya.
Ia juga membagikan kunci sederhana namun mendalam untuk menjadi penulis yang baik. “Kalau ingin tulisan bagus, tidak ada cara instan. Kuncinya satu: menulis, menulis, dan menulis,” tambahnya, disambut antusias peserta.
Pelatihan berlangsung dinamis dengan kombinasi teori dan praktik. Peserta tampak bersemangat saat diajak langsung berlatih menyusun judul dan teras berita. Berbagai ide muncul, bahkan beberapa peserta mencoba mengaitkan materi dengan kegiatan nyata di sekolah.
Salah satu peserta, Yuli Astuti, mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru. “Saya jadi paham bahwa menulis berita itu tidak sekadar menceritakan, tetapi harus terstruktur dan berbasis fakta. Latihan membuat judul dan teras berita tadi sangat menantang sekaligus menyenangkan,” ungkapnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang peningkatan kompetensi, tetapi juga wujud nyata semangat Kartini dalam mendorong kemajuan melalui pendidikan dan literasi. Dengan bekal yang diperoleh, para guru dan karyawan diharapkan mampu menjadi penyampai informasi yang kredibel dan inspiratif.
Melalui pelatihan ini, SMAN 1 Kejobong menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan budaya literasi, tidak hanya di kalangan siswa, tetapi juga seluruh warga sekolah, demi menghadirkan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkualitas.
Penulis : Tim Humas
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 63
Borong Prestasi di FLS3N Purbalingga, SMAN 1 Kejobong Siap Melejit di Tingkat Provinsi

Peserta FLS3N SMA Negeri 1 Kejobong bersama pendamping
Kejobong, 30 April 2026 — SMAN 1 Kejobong kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih enam gelar juara dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/SMK/MA Kabupaten Purbalingga yang digelar pada Kamis (30/4). Prestasi ini meliputi juara 1 fotografi, juara 1 desain poster, juara 2 instrumen gitar solo, juara 3 cipta lagu, juara 3 film pendek, dan juara harapan 2 vokali solo putra.
Capaian tersebut sekaligus mengantarkan SMAN 1 Kejobong meraih peringkat 2 dalam perolehan medali tingkat kabupaten, sebuah prestasi yang semakin mengukuhkan eksistensi sekolah dalam bidang seni dan sastra.
Ajang bergengsi yang berlangsung di SMAN 1 Purbalingga dan SMKN 1 Purbalingga tersebut diikuti oleh perwakilan siswa terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Purbalingga. SMAN 1 Kejobong tampil menonjol dengan raihan prestasi yang merata di berbagai cabang lomba seni.
Suasana haru dan kebahagiaan begitu terasa saat para peserta dan pembina berkumpul menanti pengumuman juara. Tangis bahagia, pelukan hangat, serta ucapan syukur menggema di antara rombongan SMAN 1 Kejobong. Perjuangan panjang selama latihan akhirnya terbayar lunas dengan hasil yang membanggakan. Tidak sedikit peserta yang meneteskan air mata, bukan hanya karena kemenangan, tetapi juga karena perjalanan penuh usaha, kegigihan, dan kebersamaan yang telah dilalui.
Salah satu pembina lomba, Dikri Nurcahya, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para peserta didiknya. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten dan semangat siswa dalam mengembangkan bakat.
“Anak-anak menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka tidak hanya berbakat, tetapi juga disiplin dalam berlatih. Ini hasil kerja keras bersama,” ujarnya.
Para peserta lomba juga mengaku bangga dapat membawa nama baik sekolah. Salah satu peraih juara 1 desain poster, Jumaila Arni Sya'baniyah, mengungkapkan rasa syukurnya. “Persaingan sangat ketat, tapi saya berusaha menyajikan karya poster terbaik saya. Terima kasih untuk pembina dan teman-teman yang selalu mendukung,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ummu Ulul Azmi, peraih juara 1 fotografi. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, ini pengalaman pertama dan hal baru bagi saya, tapi saya mendapatkan hadiah luar biasa. Terima kasih Bu Ambar yang tidak pernah lelah mengarahkan dan menemani setiap proses saya, saya berjanji akan berjuang lebih keras lagi,” ujarnya sembari meneteskan air mata.
Sementara itu, peserta cabang film pendek menuturkan bahwa proses produksi menjadi pengalaman berharga. Mereka harus bekerja sama mulai dari penulisan naskah hingga proses editing. Hal ini menjadi pengalaman berharga di luar kegiatan akademik, sekaligus mempererat kekompakan tim.
Di balik gemilangnya prestasi tersebut, pihak sekolah juga memberikan perhatian dan apresiasi kepada peserta didik yang belum meraih juara. Kepala sekolah dan para pembina menyampaikan ucapan selamat atas usaha dan keberanian mereka dalam berkompetisi.
“Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Kalian sudah berani tampil, berproses, dan belajar. Itu adalah langkah besar menuju kesuksesan di masa depan,” ujar salah satu guru pembina memberikan motivasi.
Ia juga menambahkan bahwa setiap pengalaman adalah bekal berharga. Kegagalan hari ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk meraih keberhasilan di kesempatan berikutnya. Semangat untuk terus belajar, berlatih, dan mencoba harus tetap dijaga.
Keberhasilan di berbagai cabang ini menunjukkan bahwa SMAN 1 Kejobong mampu bersaing dalam bidang seni dan sastra. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri tanpa takut gagal.
Dengan capaian ini, SMAN 1 Kejobong semakin memperkuat posisinya sebagai sekolah yang aktif mencetak generasi berprestasi, baik di bidang seni, sastra, maupun akademik, serta siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Penulis : Tim Humas
Halaman 1 dari 15

