- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 7
SMAN 1 Kejobong dan KKN UMP Latih Siswa Bisnis Digital

KEJOBONG – SMA Negeri 1 Kejobong terus menjalankan rangkaian kegiatan kokurikuler "Merdeka Berkarya". Sebagai wujud implementasi Program Sekolah MANTAP (Mandiri, Terampil, dan Produktif) yang digagas oleh Pemprov Jateng, sekolah berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk menggelar pelatihan bisnis digital bagi siswa kelas XI.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan siswa dari kelas XI A hingga XI H, di mana setiap kelas mengirimkan lima orang delegasi. Sistem perwakilan ini bertujuan agar peserta dapat lebih fokus menyerap ilmu, untuk kemudian ditularkan kembali kepada rekan-rekan sekelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMP memaparkan pentingnya adaptasi digitalisasi UMKM di era teknologi. Siswa dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai dari pemanfaatan WhatsApp Business sebagai etalase, penyusunan katalog produk, hingga strategi menjalin kerja sama dengan pelaku UMKM di lingkungan sekitar sekolah.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN UMP menyebutkan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi selama materi berlangsung. "Kami ingin adik-adik siswa tidak hanya tahu teorinya saja, tapi benar-benar bisa praktik langsung, mulai dari membuat katalog sampai mencari mitra usaha," ujar mahasiswa tersebut.
Pelatihan ini dirancang sebagai langkah awal untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepekaan bisnis, dan pola pikir inovatif pada siswa. Sebagai tindak lanjut nyata, kemampuan pemasaran siswa akan diuji langsung melalui kegiatan bazar yang diselenggarakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di lapangan basket SMA Negeri 1 Kejobong.
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 13
Wujudkan Program MANTAP, SMAN 1 Kejobong Gelar Kokurikuler "Merdeka Berkarya"
KEJOBONG – SMA Negeri 1 Kejobong resmi menggelar rangkaian kegiatan kokurikuler bertema "Merdeka Berkarya" yang berlangsung pada 10-18 Agustus 2026. Pembukaan acara berlangsung khidmat di lapangan basket sekolah, ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala SMA Negeri 1 Kejobong, Sugiyanto, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Sugiyanto menegaskan bahwa kegiatan kokurikuler ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Program Sekolah MANTAP (Mandiri, Terampil, dan Prdokutif) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).
"Kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar kegiatan selingan, melainkan bagian dari proses pembelajaran itu sendiri," ujar Sugiyanto. Melalui kolaborasi tema "Merdeka Berkarya" dan spirit Program MANTAP, sekolah mendorong siswa untuk lebih mandiri, tanggap, berani berinovasi, dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Usai prosesi pembukaan, perwakilan panitia, Ajeng Cahyaningtias, S.Si., memaparkan sosialisasi teknis. Ia menjelaskan lima jenis kegiatan aplikatif yang memadukan keterampilan masa kini dengan pelestarian tradisi, yaitu:
- Pelatihan Bisnis Digital: Strategi pemasaran daring dan pengelolaan media sosial untuk usaha kecil.
- Pelatihan Tata Rias (MUA): Keterampilan dasar rias panggung dan sehari-hari.
- Pembuatan Video Kreatif: Proses produksi video mulai dari skenario, pengambilan gambar, hingga editing.
- Pembuatan Gunungan: Pelestarian budaya melalui kreasi gunungan hasil bumi maupun gunungan hias.
- Karnaval Budaya: Arak-arakan bertema budaya nusantara sebagai ajang unjuk karya.
"Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar hal-hal baru di luar mata pelajaran biasa, sekaligus mempererat kekompakan antarkelas melalui kerja sama tim," jelas Ajeng.
Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi usai pemaparan jadwal dan pembagian kelompok. Rangkaian kegiatan kokurikuler ini ditargetkan mampu mengasah keterampilan siswa secara maksimal, sebelum nantinya ditutup dengan puncak acara Karnaval Budaya pada 18 Agustus mendatang.
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 38
Meriahkan HUT ke-29, SMAN 1 Kejobong Gelar Turnamen Voli SMP/MTs se-Purbalingga
Kejobong, 10 Mei 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-29 yang jatuh pada 16 Mei 2026, SMAN 1 Kejobong menggelar pertandingan bola voli tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Purbalingga pada 9–10 Mei 2026. Turnamen yang berlangsung meriah ini diikuti enam sekolah dan menjadi ajang pencarian bibit atlet muda berbakat di wilayah Purbalingga.
Pertandingan dilaksanakan selama dua hari di lapangan SMAN 1 Kejobong dengan menggunakan sistem liga. Hari pertama, Sabtu (9/5), babak penyisihan, sedangkan hari kedua, Minggu (10/5), babak semifinal hingga final. Pada hari kedua, pertandingan berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas karena menjadi penentu poin dan nilai tertinggi untuk meraih posisi juara pertama dan kedua.

Pertandingan bola voli antar SMP/MTs di SMA Negeri 1 Kejobong
Hasil akhir turnamen menempatkan MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga sebagai juara pertama, sementara posisi juara kedua diraih oleh SMP Negeri 2 Kejobong.
Dalam sambutan pembukaan, Sigit Sarwono, S.ST., menyampaikan bahwa SMAN 1 Kejobong berkomitmen mendukung perkembangan olahraga bola voli di wilayah Kejobong dan sekitarnya. “SMAN 1 Kejobong mensupport olahraga bola voli di wilayah Kejobong dan sekitarnya, karena Kejobong merupakan embrio bola voli di Kabupaten Purbalingga yang telah banyak menghasilkan bibit atlet berbakat,” ujarnya.
Pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para pemain menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pendukung masing-masing sekolah yang turut memeriahkan suasana pertandingan. Sorak dukungan dari para suporter semakin menambah atmosfer pertandingan menjadi lebih hidup dan penuh semangat.

Juara lomba voli SMP / MTs bersama Sigit Sarwono, S.T selaku pembina voli SMA Negeri 1 Kejobong
Pelaksanaan turnamen juga melibatkan siswa secara aktif. Anggota OSIS SMAN 1 Kejobong bertindak sebagai panitia pelaksana, sementara tim ekstrakurikuler voli sekolah dipercaya menjadi hakim garis selama pertandingan berlangsung. Adapun jalannya pertandingan dipimpin oleh wasit resmi dari PBVSI Kabupaten Purbalingga.
Keterlibatan siswa dalam kepanitiaan menjadi pengalaman berharga dalam melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan organisasi. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarsekolah di Kabupaten Purbalingga.
Turnamen voli ini menjadi salah satu rangkaian semarak HUT ke-29 SMAN 1 Kejobong yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga menunjukkan kepedulian sekolah terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda di bidang bola voli.
Penulis : Tim Humas
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 28
|
PURBALINGGA, JAWA TENGAH UNSOED Dampingi Guru SMA Negeri 1 Kejobong Kembangkan Buku Ajar Interaktif Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Fakultas MIPA UNSOED |
|
12 AGUSTUS 2026 • SMA NEGERI 1 KEJOBONG • PROGRAM PKM UNSOED |

Foto bersama usai sesi Pendampingan Penulisan Buku Ajar Interaktif bagi guru SMA Negeri 1 Kejobong.
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) resmi memulai kegiatan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Interaktif bagi guru SMA Negeri 1 Kejobong. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk mendorong guru mengembangkan bahan ajar yang inovatif, adaptif, dan sesuai kebutuhan pembelajaran di era digital.
Simbolisasi kerja sama UNSOED dan SMA Negeri 1 Kejobong.
TIM PENDAMPING & NARASUMBER
KETUA TIM PKM Dr. Agus Sugandha, S.Pd., M.Si.
NARASUMBER Prof. Dr. Icuk Rangga Bawono, S.H., S.E., M.Si., M.H., Ak.CA.ASEAN, CTAP, CertPSAS.
NARASUMBER Agung Prabowo, M.Si., Ph.D.
NARASUMBER Dr. Mashuri, M.Si.
TURUT HADIR Prof. Budi Pratikno, M.Stat.Sci., Ph.D. — Dekan Fakultas MIPA UNSOED
Kehadiran Dekan Fakultas MIPA UNSOED menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan kapasitas guru melalui kegiatan pengembangan profesional dan penulisan karya akademik.
DARI KONSEP MENUJU KARYA
Pendampingan tidak berhenti pada pemahaman konsep. Para guru diarahkan untuk mulai mengeksplorasi ide, menyusun materi, merancang aktivitas pembelajaran, serta mengembangkan buku ajar yang lebih menarik dan interaktif bagi peserta didik.
Bagi guru SMA Negeri 1 Kejobong, kegiatan ini menjadi peluang berharga untuk tumbuh sebagai guru sekaligus penulis. Buku ajar yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara nyata untuk mendukung pembelajaran di kelas.
|
“Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk Tim Penulis Buku Ajar SMA Negeri 1 Kejobong sebagai wadah kolaborasi guru secara berkelanjutan.” |
|
Menumbuhkan Budaya Menulis di Kalangan Guru Tim Penulis Buku Ajar SMA Negeri 1 Kejobong akan menjadi wadah kolaborasi para guru untuk mengembangkan dan menyelesaikan karya buku ajar secara berkelanjutan, dengan pendampingan dari tim PkM UNSOED. Kolaborasi UNSOED dan SMA Negeri 1 Kejobong ini menjadi langkah positif dalam membangun budaya menulis di kalangan guru. Guru tidak hanya menjadi pengguna bahan ajar, tetapi juga dapat menjadi pencipta sumber belajar yang relevan, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik. “Dari pendampingan lahir karya, dari karya tumbuh profesionalisme, dan dari guru penulis tercipta pembelajaran yang semakin bermakna.” SMA NEGERI 1 KEJOBONG × UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN |
- Detail
- Ditulis oleh Admin Utama
- Kategori: Berita
- Dilihat: 51
Bangun Budaya Jujur dan Transparan,
SMAN 1 Kejobong Sosialisasikan Sekolah Berintegritas Lewat Apel Pagi

Peserta didik beserta guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kejobong mengikuti apel
Kejobong, 4 Mei 2026 — SMAN 1 Kejobong menggelar apel pagi yang difokuskan pada sosialisasi program Sekolah Berintegritas (SBI), Senin (4/5). Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab kepada seluruh warga sekolah.
Apel pagi yang diikuti oleh siswa, guru, serta tenaga kependidikan tersebut berlangsung tertib di halaman sekolah. Bertindak sebagai pembina apel, Ali Mafngudin, S.Sos., menyampaikan pentingnya penerapan prinsip tata kelola sekolah yang baik melalui program Sekolah Berintegritas.

Ali Mafngudin, S.Sos. mengisi amanat apel
Dalam amanatnya, ia menjelaskan bahwa Sekolah Berintegritas merupakan model pendekatan yang menekankan pada nilai-nilai utama seperti akuntabel, transparan, dan partisipatif. “Sekolah berintegritas bukan hanya sekadar program, tetapi harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan sembilan nilai integritas yang perlu diterapkan oleh seluruh warga sekolah, yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam setiap aktivitas, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah.
Ali Mafngudin juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas. “Ini bukan hanya tugas pimpinan, tetapi tanggung jawab kita bersama, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan non-guru,” ujarnya.
Para peserta apel tampak menyimak dengan serius setiap pesan yang disampaikan. Sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kejobong menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai moral, sejalan dengan upaya membentuk generasi yang berintegritas tinggi di masa depan.
Halaman 1 dari 16
