- Detail
Perpustakaan Mentari Pustaka SMAN 1 Kejobong Luncurkan Buku Antologi Puisi Siswa
"Menenun Esok"

Tim perpustakakaan bersama tim literasi SMA Negeri 1 Kejobong dengan buku "Menenun Esok"
Kejobong, – Perpustakaan Mentari Pustaka SMA Negeri 1 Kejobong sukses menggelar acara launching buku antologi puisi karya siswa dalam rangka memperingati rangkaian kegiatan Bulan Bahasa. Acara tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 19 Oktober 2026, bertempat di Balai Muslimin desa Gumiwang yang telah disiapkan secara artistik.
Kegiatan besar ini secara resmi dibuka dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kejobong, Bapak Sugiyanto, S.Pd., M.Pd. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas inisiatif perpustakaan dan bakat kreatif para siswa. Beliau berharap kegiatan seperti ini dapat terus menumbuhkan cinta terhadap bahasa dan sastra Indonesia di kalangan generasi muda.
Puncak acara ditandai dengan peluncuran buku antologi puisi yang diberi judul "Menenun Esok". Buku ini merupakan kumpulan karya-karya orisinal para siswa, yang di dalamnya terdapat nama penulis seperti Kholifatunnisa dan rekan-rekan. Melalui judul tersebut, para siswa ingin menyampaikan pesan tentang harapan dan upaya mereka dalam membangun masa depan yang cerah melalui rajutan kata-kata.

Duta Literasi SMA Negeri 1 Kejobong dan salah satu penulis puisi
Suasana semakin meriah dan menyentuh ketika acara berlanjut sesi pembacaan puisi. Beberapa siswa berbakat tampil di depan podium, membacakan puisi karya mereka dengan penuh penghayatan, menghidupkan setiap bait yang tertulis dalam "Menenun Esok". Hadirin yang hadir, termasuk guru, staf, dan sesama siswa, memberikan tepuk tangan meriah dan tampak larut dalam keindahan makna puisi.
"Menenun Esok" tidak hanya menjadi bukti kemampuan menulis siswa, tetapi juga menjadi sumbangsih nyata dalam memperkaya literasi di lingkungan sekolah. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan simbolis buku dari Kepala Sekolah kepada perwakilan siswa penulis, menandai langkah awal bagi karya mereka untuk menginspirasi lebih banyak orang.
- Detail

- Detail
SMAN 1 Kejobong dan KKN UMP Latih Siswa Bisnis Digital

KEJOBONG – SMA Negeri 1 Kejobong terus menjalankan rangkaian kegiatan kokurikuler "Merdeka Berkarya". Sebagai wujud implementasi Program Sekolah MANTAP (Mandiri, Terampil, dan Produktif) yang digagas oleh Pemprov Jateng, sekolah berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk menggelar pelatihan bisnis digital bagi siswa kelas XI.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan siswa dari kelas XI A hingga XI H, di mana setiap kelas mengirimkan lima orang delegasi. Sistem perwakilan ini bertujuan agar peserta dapat lebih fokus menyerap ilmu, untuk kemudian ditularkan kembali kepada rekan-rekan sekelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UMP memaparkan pentingnya adaptasi digitalisasi UMKM di era teknologi. Siswa dibekali berbagai keterampilan praktis, mulai dari pemanfaatan WhatsApp Business sebagai etalase, penyusunan katalog produk, hingga strategi menjalin kerja sama dengan pelaku UMKM di lingkungan sekitar sekolah.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN UMP menyebutkan bahwa antusiasme siswa sangat tinggi selama materi berlangsung. "Kami ingin adik-adik siswa tidak hanya tahu teorinya saja, tapi benar-benar bisa praktik langsung, mulai dari membuat katalog sampai mencari mitra usaha," ujar mahasiswa tersebut.
Pelatihan ini dirancang sebagai langkah awal untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepekaan bisnis, dan pola pikir inovatif pada siswa. Sebagai tindak lanjut nyata, kemampuan pemasaran siswa akan diuji langsung melalui kegiatan bazar yang diselenggarakan pada Kamis, 13 Agustus 2026, bertempat di lapangan basket SMA Negeri 1 Kejobong.
- Detail
Wujudkan Program MANTAP, SMAN 1 Kejobong Gelar Kokurikuler "Merdeka Berkarya"
KEJOBONG – SMA Negeri 1 Kejobong resmi menggelar rangkaian kegiatan kokurikuler bertema "Merdeka Berkarya" yang berlangsung pada 10-18 Agustus 2026. Pembukaan acara berlangsung khidmat di lapangan basket sekolah, ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala SMA Negeri 1 Kejobong, Sugiyanto, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Sugiyanto menegaskan bahwa kegiatan kokurikuler ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Program Sekolah MANTAP (Mandiri, Terampil, dan Prdokutif) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).
"Kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar kegiatan selingan, melainkan bagian dari proses pembelajaran itu sendiri," ujar Sugiyanto. Melalui kolaborasi tema "Merdeka Berkarya" dan spirit Program MANTAP, sekolah mendorong siswa untuk lebih mandiri, tanggap, berani berinovasi, dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Usai prosesi pembukaan, perwakilan panitia, Ajeng Cahyaningtias, S.Si., memaparkan sosialisasi teknis. Ia menjelaskan lima jenis kegiatan aplikatif yang memadukan keterampilan masa kini dengan pelestarian tradisi, yaitu:
- Pelatihan Bisnis Digital: Strategi pemasaran daring dan pengelolaan media sosial untuk usaha kecil.
- Pelatihan Tata Rias (MUA): Keterampilan dasar rias panggung dan sehari-hari.
- Pembuatan Video Kreatif: Proses produksi video mulai dari skenario, pengambilan gambar, hingga editing.
- Pembuatan Gunungan: Pelestarian budaya melalui kreasi gunungan hasil bumi maupun gunungan hias.
- Karnaval Budaya: Arak-arakan bertema budaya nusantara sebagai ajang unjuk karya.
"Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar hal-hal baru di luar mata pelajaran biasa, sekaligus mempererat kekompakan antarkelas melalui kerja sama tim," jelas Ajeng.
Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi usai pemaparan jadwal dan pembagian kelompok. Rangkaian kegiatan kokurikuler ini ditargetkan mampu mengasah keterampilan siswa secara maksimal, sebelum nantinya ditutup dengan puncak acara Karnaval Budaya pada 18 Agustus mendatang.
Halaman 4 dari 22
