- Detail
|
PURBALINGGA, JAWA TENGAH UNSOED Dampingi Guru SMA Negeri 1 Kejobong Kembangkan Buku Ajar Interaktif Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Fakultas MIPA UNSOED |
|
12 AGUSTUS 2026 • SMA NEGERI 1 KEJOBONG • PROGRAM PKM UNSOED |

Foto bersama usai sesi Pendampingan Penulisan Buku Ajar Interaktif bagi guru SMA Negeri 1 Kejobong.
Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) resmi memulai kegiatan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Interaktif bagi guru SMA Negeri 1 Kejobong. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk mendorong guru mengembangkan bahan ajar yang inovatif, adaptif, dan sesuai kebutuhan pembelajaran di era digital.
Simbolisasi kerja sama UNSOED dan SMA Negeri 1 Kejobong.
TIM PENDAMPING & NARASUMBER
KETUA TIM PKM Dr. Agus Sugandha, S.Pd., M.Si.
NARASUMBER Prof. Dr. Icuk Rangga Bawono, S.H., S.E., M.Si., M.H., Ak.CA.ASEAN, CTAP, CertPSAS.
NARASUMBER Agung Prabowo, M.Si., Ph.D.
NARASUMBER Dr. Mashuri, M.Si.
TURUT HADIR Prof. Budi Pratikno, M.Stat.Sci., Ph.D. — Dekan Fakultas MIPA UNSOED
Kehadiran Dekan Fakultas MIPA UNSOED menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan kapasitas guru melalui kegiatan pengembangan profesional dan penulisan karya akademik.
DARI KONSEP MENUJU KARYA
Pendampingan tidak berhenti pada pemahaman konsep. Para guru diarahkan untuk mulai mengeksplorasi ide, menyusun materi, merancang aktivitas pembelajaran, serta mengembangkan buku ajar yang lebih menarik dan interaktif bagi peserta didik.
Bagi guru SMA Negeri 1 Kejobong, kegiatan ini menjadi peluang berharga untuk tumbuh sebagai guru sekaligus penulis. Buku ajar yang dihasilkan diharapkan tidak hanya menjadi produk akademik, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara nyata untuk mendukung pembelajaran di kelas.
|
“Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk Tim Penulis Buku Ajar SMA Negeri 1 Kejobong sebagai wadah kolaborasi guru secara berkelanjutan.” |
|
Menumbuhkan Budaya Menulis di Kalangan Guru Tim Penulis Buku Ajar SMA Negeri 1 Kejobong akan menjadi wadah kolaborasi para guru untuk mengembangkan dan menyelesaikan karya buku ajar secara berkelanjutan, dengan pendampingan dari tim PkM UNSOED. Kolaborasi UNSOED dan SMA Negeri 1 Kejobong ini menjadi langkah positif dalam membangun budaya menulis di kalangan guru. Guru tidak hanya menjadi pengguna bahan ajar, tetapi juga dapat menjadi pencipta sumber belajar yang relevan, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik. “Dari pendampingan lahir karya, dari karya tumbuh profesionalisme, dan dari guru penulis tercipta pembelajaran yang semakin bermakna.” SMA NEGERI 1 KEJOBONG × UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN |
- Detail
Meriahkan HUT ke-29, SMAN 1 Kejobong Gelar Turnamen Voli SMP/MTs se-Purbalingga
Kejobong, 10 Mei 2026 — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-29 yang jatuh pada 16 Mei 2026, SMAN 1 Kejobong menggelar pertandingan bola voli tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Purbalingga pada 9–10 Mei 2026. Turnamen yang berlangsung meriah ini diikuti enam sekolah dan menjadi ajang pencarian bibit atlet muda berbakat di wilayah Purbalingga.
Pertandingan dilaksanakan selama dua hari di lapangan SMAN 1 Kejobong dengan menggunakan sistem liga. Hari pertama, Sabtu (9/5), babak penyisihan, sedangkan hari kedua, Minggu (10/5), babak semifinal hingga final. Pada hari kedua, pertandingan berlangsung sengit dan penuh semangat sportivitas karena menjadi penentu poin dan nilai tertinggi untuk meraih posisi juara pertama dan kedua.

Pertandingan bola voli antar SMP/MTs di SMA Negeri 1 Kejobong
Hasil akhir turnamen menempatkan MTs Muhammadiyah 07 Purbalingga sebagai juara pertama, sementara posisi juara kedua diraih oleh SMP Negeri 2 Kejobong.
Dalam sambutan pembukaan, Sigit Sarwono, S.ST., menyampaikan bahwa SMAN 1 Kejobong berkomitmen mendukung perkembangan olahraga bola voli di wilayah Kejobong dan sekitarnya. “SMAN 1 Kejobong mensupport olahraga bola voli di wilayah Kejobong dan sekitarnya, karena Kejobong merupakan embrio bola voli di Kabupaten Purbalingga yang telah banyak menghasilkan bibit atlet berbakat,” ujarnya.
Pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para pemain menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan pendukung masing-masing sekolah yang turut memeriahkan suasana pertandingan. Sorak dukungan dari para suporter semakin menambah atmosfer pertandingan menjadi lebih hidup dan penuh semangat.

Juara lomba voli SMP / MTs bersama Sigit Sarwono, S.T selaku pembina voli SMA Negeri 1 Kejobong
Pelaksanaan turnamen juga melibatkan siswa secara aktif. Anggota OSIS SMAN 1 Kejobong bertindak sebagai panitia pelaksana, sementara tim ekstrakurikuler voli sekolah dipercaya menjadi hakim garis selama pertandingan berlangsung. Adapun jalannya pertandingan dipimpin oleh wasit resmi dari PBVSI Kabupaten Purbalingga.
Keterlibatan siswa dalam kepanitiaan menjadi pengalaman berharga dalam melatih kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan organisasi. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarsekolah di Kabupaten Purbalingga.
Turnamen voli ini menjadi salah satu rangkaian semarak HUT ke-29 SMAN 1 Kejobong yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan kompetisi, tetapi juga menunjukkan kepedulian sekolah terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi generasi muda di bidang bola voli.
Penulis : Tim Humas
- Detail
Bangun Budaya Jujur dan Transparan,
SMAN 1 Kejobong Sosialisasikan Sekolah Berintegritas Lewat Apel Pagi

Peserta didik beserta guru dan karyawan SMA Negeri 1 Kejobong mengikuti apel
Kejobong, 4 Mei 2026 — SMAN 1 Kejobong menggelar apel pagi yang difokuskan pada sosialisasi program Sekolah Berintegritas (SBI), Senin (4/5). Kegiatan ini menjadi langkah awal sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab kepada seluruh warga sekolah.
Apel pagi yang diikuti oleh siswa, guru, serta tenaga kependidikan tersebut berlangsung tertib di halaman sekolah. Bertindak sebagai pembina apel, Ali Mafngudin, S.Sos., menyampaikan pentingnya penerapan prinsip tata kelola sekolah yang baik melalui program Sekolah Berintegritas.

Ali Mafngudin, S.Sos. mengisi amanat apel
Dalam amanatnya, ia menjelaskan bahwa Sekolah Berintegritas merupakan model pendekatan yang menekankan pada nilai-nilai utama seperti akuntabel, transparan, dan partisipatif. “Sekolah berintegritas bukan hanya sekadar program, tetapi harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian kita,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia memaparkan sembilan nilai integritas yang perlu diterapkan oleh seluruh warga sekolah, yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi landasan dalam setiap aktivitas, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah.
Ali Mafngudin juga mengajak seluruh elemen sekolah untuk berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih dan berintegritas. “Ini bukan hanya tugas pimpinan, tetapi tanggung jawab kita bersama, mulai dari kepala sekolah, guru, hingga tenaga kependidikan non-guru,” ujarnya.
Para peserta apel tampak menyimak dengan serius setiap pesan yang disampaikan. Sosialisasi ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Kejobong menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan nilai-nilai moral, sejalan dengan upaya membentuk generasi yang berintegritas tinggi di masa depan.
- Detail
Tetap Khidmat di Hari Libur, SMAN 1 Kejobong Gelar Upacara Hardiknas 2026 dan Apresiasi Juara FLS3N

Pengibaran bendera merah putih saat upacara dalam rangka memperingati hardiknas tahun 2026
Kejobong, 2 Mei 2026 — Meski bertepatan dengan hari libur, ratusan peserta didik SMAN 1 Kejobong tetap hadir mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan penuh khidmat. Upacara ini sekaligus menjadi momen apresiasi bagi para duta FLS3N yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat kabupaten.
Upacara yang digelar di lapangan sekolah tersebut melibatkan petugas dari anggota OSIS, serta didukung oleh tim paduan suara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 1 Kejobong, Sugiyanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan amanat yang sarat makna. Ia mengawali dengan memberikan ucapan selamat kepada para duta FLS3N yang berhasil meraih prestasi. “Kami bangga atas capaian luar biasa ini. Bagi yang belum meraih juara, kalian tetap adalah juara di sekolah ini,” ujarnya memberi motivasi.

Apresiasi juara FLS3N oleh kepala sekolah
Dalam amanatnya, ia juga membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci kemajuan bangsa. “Jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas,” kutipnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa konsep pembelajaran mendalam merupakan upaya untuk mewujudkan cita-cita ideal pendidikan nasional, yakni membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Menjelang akhir pidato, Kepala Sekolah menekankan pentingnya tiga prinsip utama dalam menjalankan kebijakan pendidikan, yaitu Mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, serta misi yang lurus. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Antusiasme peserta upacara terlihat jelas meskipun kegiatan berlangsung di hari libur. Salah satu siswa mengaku tetap bersemangat mengikuti upacara karena menjadi bagian dari peringatan penting dunia pendidikan.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilaksanakan sesi penyerahan piala kepada para juara FLS3N oleh pihak sekolah. Momen ini disambut meriah oleh seluruh peserta upacara, sekaligus menjadi simbol apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para siswa dalam mengukir prestasi.
Peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi bagi seluruh warga SMAN 1 Kejobong untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan semangat berprestasi di tengah tantangan zaman.
Penulis : Tim humas
Halaman 4 dari 21
