Wujudkan Program MANTAP, SMAN 1 Kejobong Gelar Kokurikuler "Merdeka Berkarya"

 

KEJOBONG – SMA Negeri 1 Kejobong resmi menggelar rangkaian kegiatan kokurikuler bertema "Merdeka Berkarya" yang berlangsung pada 10-18 Agustus 2026. Pembukaan acara berlangsung khidmat di lapangan basket sekolah, ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala SMA Negeri 1 Kejobong, Sugiyanto, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Sugiyanto menegaskan bahwa kegiatan kokurikuler ini sejalan dengan semangat Kurikulum Merdeka sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Program Sekolah MANTAP (Mandiri, Terampil, dan Prdokutif) yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng).

"Kegiatan kokurikuler ini bukan sekadar kegiatan selingan, melainkan bagian dari proses pembelajaran itu sendiri," ujar Sugiyanto. Melalui kolaborasi tema "Merdeka Berkarya" dan spirit Program MANTAP, sekolah mendorong siswa untuk lebih mandiri, tanggap, berani berinovasi, dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Usai prosesi pembukaan, perwakilan panitia, Ajeng Cahyaningtias, S.Si., memaparkan sosialisasi teknis. Ia menjelaskan lima jenis kegiatan aplikatif yang memadukan keterampilan masa kini dengan pelestarian tradisi, yaitu:

  1. Pelatihan Bisnis Digital: Strategi pemasaran daring dan pengelolaan media sosial untuk usaha kecil.
  2. Pelatihan Tata Rias (MUA): Keterampilan dasar rias panggung dan sehari-hari.
  3. Pembuatan Video Kreatif: Proses produksi video mulai dari skenario, pengambilan gambar, hingga editing.
  4. Pembuatan Gunungan: Pelestarian budaya melalui kreasi gunungan hasil bumi maupun gunungan hias.
  5. Karnaval Budaya: Arak-arakan bertema budaya nusantara sebagai ajang unjuk karya.

"Kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar hal-hal baru di luar mata pelajaran biasa, sekaligus mempererat kekompakan antarkelas melalui kerja sama tim," jelas Ajeng.

Antusiasme siswa terlihat sangat tinggi usai pemaparan jadwal dan pembagian kelompok. Rangkaian kegiatan kokurikuler ini ditargetkan mampu mengasah keterampilan siswa secara maksimal, sebelum nantinya ditutup dengan puncak acara Karnaval Budaya pada 18 Agustus mendatang.

 

komentar