Semangat Kartini Menggema di SMAN 1 Kejobong, Upacara Dipimpin Srikandi Muda Sekolah

Guru, karyawan dan peserta didik SMAN 1 Kejobong mengikuti upacara hari Kartini
Kejobong, 21 April 2026 — Peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Kejobong berlangsung khidmat dan penuh semangat emansipasi. Seluruh petugas upacara pada Selasa pagi tersebut diisi oleh peserta didik perempuan yang tergabung dalam OSIS, paduan suara, serta perwakilan kelas, menegaskan peran aktif perempuan muda dalam dunia pendidikan.
Upacara yang digelar di lapangan sekolah ini dipimpin oleh pembina upacara, Siti Nurnahdliyah, S.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Dalam amanatnya, ia membacakan amanat peringatan Hari Kartini dari Menteri Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.

Pengibaran bendera merah putih oleh petugas upacara
“Semangat Raden Ajeng Kartini tidak hanya tentang membuka akses, tetapi juga memastikan bahwa perempuan memiliki pilihan, memiliki suara dan kendali atas dirinya,” ujarnya di hadapan seluruh peserta upacara.
"Mari kita jadikan peringatan Hari Kartini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperluas kolaborasi, dan memastikan bahwa setiap perempuan Indonesia dapat hidup dengan sehat, berdaya, dan bermartabat. Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.
Pelaksanaan upacara kali ini memang berbeda dari biasanya. Petugas upacara yang seluruhnya perempuan tampil percaya diri dan tertib menjalankan tugas masing-masing, mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, hingga pembaca teks. Sementara itu, paduan suara yang terdiri dari tim paduan suara dan perwakilan siswi dari berbagai kelas sukses membawakan lagu-lagu nasional dengan penuh penghayatan.
Pemimpin upacara, Andini Alyahira, mengungkapkan rasa bangganya dapat terlibat dalam upacara tersebut. “Kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari peringatan Hari Kartini. Ini menjadi momen untuk menunjukkan bahwa perempuan juga mampu mengambil peran penting dan bertanggung jawab,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus memotivasi siswi lainnya untuk lebih percaya diri dan aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.
Upacara Hari Kartini ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana refleksi bagi seluruh warga sekolah untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Kartini. Dengan keterlibatan aktif siswi dalam pelaksanaan upacara, SMAN 1 Kejobong menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di lingkungan pendidikan.


komentar