Borong Prestasi di FLS3N Purbalingga, SMAN 1 Kejobong Siap Melejit di Tingkat Provinsi

Peserta FLS3N SMA Negeri 1 Kejobong bersama pendamping
Kejobong, 30 April 2026 — SMAN 1 Kejobong kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih enam gelar juara dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA/SMK/MA Kabupaten Purbalingga yang digelar pada Kamis (30/4). Prestasi ini meliputi juara 1 fotografi, juara 1 desain poster, juara 2 instrumen gitar solo, juara 3 cipta lagu, juara 3 film pendek, dan juara harapan 2 vokali solo putra.
Capaian tersebut sekaligus mengantarkan SMAN 1 Kejobong meraih peringkat 2 dalam perolehan medali tingkat kabupaten, sebuah prestasi yang semakin mengukuhkan eksistensi sekolah dalam bidang seni dan sastra.
Ajang bergengsi yang berlangsung di SMAN 1 Purbalingga dan SMKN 1 Purbalingga tersebut diikuti oleh perwakilan siswa terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Purbalingga. SMAN 1 Kejobong tampil menonjol dengan raihan prestasi yang merata di berbagai cabang lomba seni.
Suasana haru dan kebahagiaan begitu terasa saat para peserta dan pembina berkumpul menanti pengumuman juara. Tangis bahagia, pelukan hangat, serta ucapan syukur menggema di antara rombongan SMAN 1 Kejobong. Perjuangan panjang selama latihan akhirnya terbayar lunas dengan hasil yang membanggakan. Tidak sedikit peserta yang meneteskan air mata, bukan hanya karena kemenangan, tetapi juga karena perjalanan penuh usaha, kegigihan, dan kebersamaan yang telah dilalui.
Salah satu pembina lomba, Dikri Nurcahya, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para peserta didiknya. Ia mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari latihan yang konsisten dan semangat siswa dalam mengembangkan bakat.
“Anak-anak menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka tidak hanya berbakat, tetapi juga disiplin dalam berlatih. Ini hasil kerja keras bersama,” ujarnya.
Para peserta lomba juga mengaku bangga dapat membawa nama baik sekolah. Salah satu peraih juara 1 desain poster, Jumaila Arni Sya'baniyah, mengungkapkan rasa syukurnya. “Persaingan sangat ketat, tapi saya berusaha menyajikan karya poster terbaik saya. Terima kasih untuk pembina dan teman-teman yang selalu mendukung,” katanya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ummu Ulul Azmi, peraih juara 1 fotografi. Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, ini pengalaman pertama dan hal baru bagi saya, tapi saya mendapatkan hadiah luar biasa. Terima kasih Bu Ambar yang tidak pernah lelah mengarahkan dan menemani setiap proses saya, saya berjanji akan berjuang lebih keras lagi,” ujarnya sembari meneteskan air mata.
Sementara itu, peserta cabang film pendek menuturkan bahwa proses produksi menjadi pengalaman berharga. Mereka harus bekerja sama mulai dari penulisan naskah hingga proses editing. Hal ini menjadi pengalaman berharga di luar kegiatan akademik, sekaligus mempererat kekompakan tim.
Di balik gemilangnya prestasi tersebut, pihak sekolah juga memberikan perhatian dan apresiasi kepada peserta didik yang belum meraih juara. Kepala sekolah dan para pembina menyampaikan ucapan selamat atas usaha dan keberanian mereka dalam berkompetisi.
“Kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Kalian sudah berani tampil, berproses, dan belajar. Itu adalah langkah besar menuju kesuksesan di masa depan,” ujar salah satu guru pembina memberikan motivasi.
Ia juga menambahkan bahwa setiap pengalaman adalah bekal berharga. Kegagalan hari ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk meraih keberhasilan di kesempatan berikutnya. Semangat untuk terus belajar, berlatih, dan mencoba harus tetap dijaga.
Keberhasilan di berbagai cabang ini menunjukkan bahwa SMAN 1 Kejobong mampu bersaing dalam bidang seni dan sastra. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengembangkan potensi diri tanpa takut gagal.
Dengan capaian ini, SMAN 1 Kejobong semakin memperkuat posisinya sebagai sekolah yang aktif mencetak generasi berprestasi, baik di bidang seni, sastra, maupun akademik, serta siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Penulis : Tim Humas

komentar