Cetak
Kategori: Berita
Dilihat: 34

SMAN 1 Kejobong Gelar Festival Bulan Bahasa 2025, Siswa Tampil Memukau dalam Lomba Drama

 

Kejobong, 30 Oktober 2025 – Perpustakaan Mentari Pustaka SMA Negeri 1 Kejobong kembali memeriahkan bulan Oktober dengan menyelenggarakan Festival Bulan Bahasa 2025. Puncak acara yang paling ditunggu, yakni Lomba Drama, sukses digelar dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh siswa.

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 07.30 WIB dengan pelaksanaan apel pagi di lapangan sekolah. Acara kemudian berlanjut dengan seremoni pembukaan di Balai Muslimin, lokasi utama kegiatan.

 

Pembukaan Festival Bulan Bahasa 2025 secara resmi ditandai dengan sambutan dari Ibu Isro Hartanti, S.Pd., selaku Pengawas SMA Negeri 1 Kejobong. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan secara langsung:

Sambutan tersebut menegaskan pentingnya peran bahasa dalam membentuk karakter dan identitas bangsa, serta mengapresiasi inisiatif sekolah dalam melestarikan budaya melalui kegiatan yang kreatif.

Suasana pembukaan semakin meriah dengan penampilan memukau dari ekstrakurikuler tari SMAN 1 Kejobong, yang berhasil menyuguhkan pertunjukan budaya dan seni kepada hadirin.

 

Penampilah salah satu peserta lomba drama

 

Puncak dari festival tahun ini adalah Lomba Drama yang diikuti oleh seluruh perwakilan kelas X dan XI. Lomba ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, tetapi juga sarana edukasi yang kuat dengan mengusung tema spesifik “Etika Berbahasa Remaja”.

Pemilihan tema ini dinilai sangat relevan dengan perkembangan zaman. Para peserta menunjukkan totalitas dalam penampilan mereka. Mereka berhasil menyajikan berbagai konflik sehari-hari yang berkaitan dengan penggunaan bahasa, mulai dari bullying verbal hingga pentingnya komunikasi yang efektif dan beretika. Balai Muslimin pun menjadi saksi dari kreativitas dan kemampuan seni peran siswa-siswi SMA Negeri 1 Kejobong yang memukau.

 

Festival Bulan Bahasa SMAN 1 Kejobong ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang terus mendorong siswa untuk mencintai, menghargai, dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, sebagaimana diikrarkan dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Serta menjadi wadah untuk mengekspresikan diri secara positif dan artistik.

komentar